Badan Sosial MS Blangkejeren; 15 Kegiatan Sosial di Tahun 2016


Badan Sosial MS Blangkejeren; 15 Kegiatan Sosial di Tahun 2016

 

Blangkejeren l 12.01.17

Badan Sosial Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren melakukan penutupan buku kas sekaligus laporan rekapitulasi data untuk Tahun 2016 pada Kamis Pagi ini. Tertundanya proses penutupan buku dan laporan rekapitulasi tersebut disebabkan adanya beberapa kegiatan pelaporan lainnya yang harus dikerjakan sesegera mungkin, seperti Laporan Tahunan dan LKjIP.  Kegiatan penutupan buku dan laporan rekapitulasi ini dilakukan oleh Bendahara Badan Sosial, Hadi F Rusli, yang disaksikan oleh Ketua Badan Sosial, Agus Sopyan, SHI. Dokumen dari kegiatan ini akan dipajang di papan pengumuman kantor sebagai bentuk transparansi pengelolaan dana Badan Sosial.

Berdasarkan data Penutupan Buku dan Laporan Rekapitulasi yang diserahkan oleh Bendahara, selama Tahun 2016, Badan Sosial Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren melakukan sebanyak 15 kegiatan sosial. Kegiatan Sosial tersebut terdiri dari 7 Kunjungan Sosial Pesta Pernikahan, 1 Kunjungan Sosial Sunatan Rasul, 1 Kegiatan Sosial Mutasi, 1 Kunjungan Sosial Meninggal Dunia dan 5 Kunjungan Sosial Sakit. 3 dari 7 Kunjungan Sosial Pesta Pernikahan merupakan kunjungan untuk pegawai di luar lingkungan Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren dan untuk mantan pegawai dari Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren

Kegiatan sosial ini ditujukan kepada seluruh Aparatur Mahkamah Syar’iyah secara umum dan Aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren secara khusus, baik dari unsur pegawai maupun unsur tenaga kontrak. Sehingga jika dilihat dari kategori penerima manfaat, maka ada 10 kegiatan sosial ditujukan kepada unsur pegawai dan 5 kegiatan sosial kepada unsur tenaga kontrak. Perbedaan angka kegiatan tersebut bersifat kondisional, dimana kejadian-kejadian sosial bisa terjadi terhadap siapa saja dan kapan saja, tanpa memandang berasal dari unsur yang mana.

Semua kegiatan sosial tersebut menggunakan dana yang dikumpulkan dari seluruh Aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, pengumpulan dana dilakukan melalui mekanisme potongan pada gaji para pegawai dan tenaga kontrak. Dalam Tahun 2016 terkumpul dana sebesar Rp. 6.230.000 (enam juta dua ratus tiga puluh ribu rupiah) dan digunakan untuk 15 kegiatan sosial sebesar Rp. 5.600.000 (lima juta enam ratus ribu rupiah) ditambah penggunaan untuk administrasi berupa fotocopy Anggaran Dasar Badan Sosial sebesar Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah). Sehingga, pada saat tutup buku per 12 Januari 2017, sisa Dana Badan Sosial Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren sebesar Rp. 610.000 (enam ratus sepuluh ribu rupiah)

Kunjungan dan kegiatan yang dilakukan oleh Badan Sosial berdasarkan pada ketentuan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar Badan Sosial Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Anggaran Dasar tersebut telah disahkan dalam rapat Pimpinan dan Karyawan(ti) pada 29 September 2016. Rapat tersebut juga sebagai langkah awal meresmikan kepengurusan Badan Sosial Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren yang sebelumnya ditangani sendiri oleh Bendahara Pengeluaran. Kepengurusan Badan Sosial diketuai oleh unsur Hakim, sedangkan sekretaris dan bendahara dari unsur pegawai.

Anggaran Dasar Badan Sosial Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren menetapkan bahwa ada 6 jenis kejadian sosial yang wajib dikunjungi atau diadakan, keenam jenis kejadian ini diatur dalam pasal tersendiri berupa Pesta Pernikahan, Kelahiran, Sakit, Meninggal Dunia, Mutasi / Pensiun / Berhenti Dengan Hormat, dan musibah seperti kebakaran dan kebanjiran. Sedangkan kejadian sosial seperti Khitanan Anak (Sunatan Rasul), Aqiqah Anak, kemalingan dan lainnya diatur dalam pasal ketentuan lainnya.

        

[fadhilfathan]

 

Komentar Facebook