Kegiatan Syawal ; Dari Silaturrahim Hingga Jalan Sehat


Kegiatan Syawal ; Dari Silaturrahim Hingga Jalan Sehat

 

Blangkejeren l 14.07.17

Pasca puasa Ramadhan, kegiatan yang mengawali aktifitas perkantoran didominasi oleh acara “Halal Bil Halal”. Kegiatan tersebut juga diselenggarakan oleh Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren sebagai pembuka dari aktivitas kantor pasca puasa, hal itu juga diikuti oleh pelaksanaan tugas lainnya sesuai tupoksi masing-masing.

Halal Bil Halal ala MSBKJ [Selasa-Jumat, 04-07 Juli 2017]

Kegiatan ini sedikit berbeda dengan Halal bil Halal yang diselenggarakan oleh perkantoran pada umumnya. Jika umumnya kegiatan Halal bil halal diselenggarakan pada satu hari tertentu dan pada lokasi yang telah ditetapkan, maka yang dilaksanakan oleh Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren berlangsung selama 4 (empat) hari dengan 16 (enam belas) lokasi yang berbeda. Halal bil Halal ini seharusnya dimulai sejak Senin (3 Juli 2017), namun diundurkan sehari dengan pertimbangan kondisi mudikers (pegawai yang baru kembali dari mudik) yang membutuhkan waktu istirahat sejenak.

Halal bil Halal selama 4 hari tersebut terjadi karena proses kunjungan silaturrahim dari rumah ke rumah seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Setiap harinya dialokasikan waktu selama 2 jam (15.00 – 17.00 WIB) untuk mengunjungi 4 (empat) rumah dengan perkiraan memakan waktu kunjungan selama 30 menit per lokasi. Kegiatan hari pertama dibarengi dengan kunjungan ke kediaman mantan Pansek – Ali Basyah Kamal sekaligus juga kediaman Staf Kepaniteraan – Riska Hayati, dilanjutkan kemudian ke kediaman Sekretaris – Lukman AR, kediaman Panmud Jinayat – H. Khalidin dan akhiri dengan makan bakso bersama di kediaman Staf Umum – Arismanto.

Kegiatan hari kedua (Rabu) didominasi dengan mengunjungi aparatur yang masih junior dari sisi usia, yaitu kediaman JSP – Fitriadi, Kediaman Komplek 2 Kasubbag –  Munawar Syawali dan Hadi F Rusli, dilanjutkan dengan kunjungan ke salah seorang pegawai yang akan segera memasuki usia pensiun yaitu kediaman Wapan – Addin. Kediaman Hakim – Agus Sopyan merupakan penutup untuk kegiatan halal bil halal pada hari tersebut.

Jika sebelumnya seluruh rombongan silaturrahim disuguhi dengan minuman dan kue ala lebaran, kunjungan pembuka pada hari ketiga diawali dengan sajian sate padang di kediaman Kasubbag Kepegawaian – M. Nasri. Kunjungan dengan nuansa keakraban ini dilanjutkan ke kediaman Satpam – Zakaria, ke kediaman PP – Seri Bunge dan diakhiri dengan suguhan minuman cendol dan Buah Naga di kediaman Kasir – Amni Syukra.

Perubahan menu yang disajikan pada hari sebelumnya memberikan ide baru bagi aparatur yang belum sempat dikunjungi. Hal ini terbukti dengan disajikannya mie goreng di kediaman JSP – Nurul Heriyani, kue bolu dan kopi di kediaman Staf Panmud Hukum – Sarudin, serta hidangan mie goreng pedas di rumah 2 Staf bersaudara – Salamudin dan Jonaidi. Kunjungan berikutnya ditujukan ke kediaman Pegawai Teladan 2016 sekaligus sebagai Petugas Meja Informasi – Sukaji. Hidangan roti dengan berbagai varian rasa pada kediaman ini menjadi hidangan penutup untuk kegiatan Halal bil Halal selama 4 hari tersebut.

Halal Bil Halal ala Mess MSBKJ [Selasa, 11 Juli 2017]

Rangkaian Halal bil Halal sebelumnya menjadwalkan bahwa kunjungan penutup atau terakhir akan dilaksanakan di kediaman para pimpinan (Ketua, Wakil dan Panitera) yaitu Mess MSBKJ. Mess tersebut telah menjadi tempat tinggal sementara bagi mereka selama beberapa tahun terakhir ini. Namun, dengan kondisi tertentu, kunjungan dialihkan menjadi jamuan makan siang oleh penghuni Mess MSBKJ.

Selasa (11 Juni 2017) setelah pelaksanaan shalat dhuhur berjamaah, seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren menuju lokasi D&J café untuk memenuhi jamuan makan siang tersebut. Jamuan ini sekaligus untuk menutup rangkaian kegiatan Halal bil Halal yang telah berjalan, dengan harapan bahwa silaturrahim antar aparatur akan tetap terjaga. Pada kesempatan tersebut juga dibahas mengenai kegiatan pelantikan Panmud Hukum pada minggu mendatang.

Menu Pendaftaran Perkara Online [Rabu, 12 Juli 2017]

Developer dan Tim Pengelola Website Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren telah menambahkan menu baru untuk Beranda Website pada rabu sore. Menu Pendaftaran Perkara Online ini sangat berkaitan erat dengan core business Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Menu ini memungkinkan para pihak di dalam wilayah yuridiksi untuk dapat mendaftarkan perkara melalui website. Penambahan menu ini seiring dengan perkembangan media yang dapat memberikan kemudahan untuk melakukan proses administrasi melalui dunia maya.

Ide penambahan menu tersebut disampaikan oleh Ketua, Drs. Azmir, SH, MH setelah melihat adanya beberapa satuan kerja lain dalam wilayah aceh yang memuat menu pendaftaran perkara online pada websitenya. Mahkamah Syar’iyah lainnya yang telah menambahkan menu tersebut diantaranya MS Langsa, MS Sp. Tiga Redelong dan MS Sigli.

Para pihak yang ingin melakukan pendaftaran secara online ini hanya membutuhkan beberapa perlengkapan seperti koneksi internet, perangkat komputer / laptop, smart phone dan softcopy permohonan/gugatan. Selanjutnya dengan mengakses alamat http://ms-blangkejeren.go.id/pendaftaran-perkara-online, maka para pihak akan dihadapkan dengan halaman formulir isian seputar identitas seperti nama, alamat, pendidikan, pekerjaan, alamat email, nomor HP dan jenis perkara. Pada akhir formulir disyaratkan untuk mengunggah file dari permohonan/gugatan.

 Jumat Sehat [Jumat, 14 Juli 2017]

Kegiatan ini kembali dilaksanakan setelah hampir 1,5 bulan tidak melakukan aktifitas Jalan Santai. Hanya saja, untuk kali ini tidak diikuti oleh Unsur Pimpinan lengkap (Ketua, Wakil, Panitera dan Sekretaris) yang sedang melakukan Dinas Luar ke Banda Aceh. Walaupun demikian, Jumat Sehat berjalan sukses dan diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren.

Jalur yang ditempuh merupakan jalur dengan kategori jarak menengah yang dimulai halaman dari Kantor MS Blangkejeren – Cafe Putri – Komp. Polsek Lama – Kanmenag – Areal Perkantoran Gayo Lues dan kembali ke halaman Kantor MS Blangkejeren. Kegiatan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut mampu membuat kewalahan sebagian pesertanya, hal ini selain disebabkan karena telah lama tidak dilaksanakan juga dikarenakan kondisi rute yang memiliki banyak tanjakan dan turunan.

[fadhilfathan]

Komentar Facebook