Laporan Keuangan/Barang MS Blangkejeren 2016; Akurasi Data Memuaskan


Laporan Keuangan/Barang MS Blangkejeren 2016; Akurasi Data Memuaskan 

 

Blangkejeren l 17.01.17

Setelah Kegiatan Penyusunan laporan Kinerja (Laptah dan LKjIP) Tahun 2016, Mahkamah Syar’iyah Aceh kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis mengenai petunjuk Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2016. Kegiatan tersebut diadakan selama 5 hari kerja terhitung sejak tanggal 09 s.d 13 Januari 2017. Kegiatan ini juga dilaksanakan di Lantai III Aula Gedung Mahkamah Syar’iyah Aceh dengan menghadirkan Biro Keuangan dan Perlengkapan Mahkamah Agung RI sebagai narasumber utama.

Seluruh Satuan Kerja dalam wilayah Mahkamah Syar’iyah Aceh mengutus 2 (dua) orang pegawai sebagai perwakilannya, Operator SAIBA dan Operator SIMAK-BMN. Munawar Syawali, SE dan Fitriadi ditugaskan oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, Drs. Azmir, SH, MH, untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan menyertakan berbagai data dukung guna penyusunan laporan dimaksud.

Kegiatan dibuka pada hari Senin (09/01/17) oleh Drs. Muhammad selaku Kasubbag Keuangan dan Pelaporan Mahkamah Syar’iyah Aceh.  Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini dibuat untuk beberapa tujuan, yaitu :

  1. untuk meningkatkan mutu Laporan Keuangan yang disajikan oleh Satuan kerja di lingkungan Mahkamah Agung RI,
  2. untuk meminimalisir temuan BPK terhadap data yang disajikan dalam laporan keuangan, dan
  3. dalam rangka mempertahankan opini WTP yang telah diraih oleh Mahkamah Agung.

Kegiatan hari pertama ini dilanjutkan dengan Materi mengenai Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan Semester II Tahun 2016 yang disampaikan oleh Tim Biro Keuangan  Mahkamah Agung RI, Ahmad Khomaeni, A.Md. Materi ini berkenaan dengan adanya beberapa perubahan dalam penyajian Laporan Keuangan Tahunan 2016 yaitu penambahan beberapa akun baru terkait Aset Tak Berwujud dan Mapping otomatis terhadap akun penyesuaian nilai persediaan.

Selain itu, Ahmad Khomaeni, A.Md. juga memberikan penekanan mengenai Jurnal persekot gaji pegawai yang harus dicatat pada akhir tahun berjalan, agar diinput pada aplikasi Komdanas MA RI sejak Tahun Anggaran 2014. Hal ini disampaikan karena untuk masa mendatang, BPK RI akan menggunakan aplikasi Komdanas untuk mengakses nilai dan data dukung jurnal belanja dibayar dimuka (persekot) dan jurnal akrual lainnya.

Materi lainnya yang disampaikan pada hari pertama ini berupa Materi Amortisasi pertama kali untuk Aset Tak berwujud. Materi ini disampaikan oleh M. Sam Umar Wiraharja, S.Kom sebagai Perwakilan dari biro Perlengkapan Mahkamah Agung RI. Beliau menyampaikan agar satuan kerja mempedomani Surat Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor S-1327/KN/2016 tanggal 7 November 2016 terkait hal Implementasi Amortisasi Barang Milik Negara berupa Aset Tak Berwujud pada Kementerian Negara/Lembaga. Beliau juga menyoroti soal pencatatan persediaan, pencatatan tersebut agar dilakukan seakurat mungkin sehingga tidak menimbulkan persediaan yang dipertanyakan keberadaannya di satuan kerja seperti persediaan untuk bahan baku ataupun kategori Persediaan lainnya.

Kegiatan untuk hari pertama diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi atas materi-materi yang telah disampaikan sebelumnya. Sedangkan kegiatan untuk hari-hari selanjutnya, sesuai dengan jadwal yang telah diinformasikan sebelumnya, berlangsung dengan agenda sebagai berikut :

  1. Selasa, 10 Jan 2017 :
    • Konsolidasi Data (Keuangan dan BMN) dan Laporan keuangan serta data dukung dan CaLBMN. Kegiatan pada hari kedua difokuskan untuk penyusunan data dukung bagi jurnal akrual dan penginputan data Jurnal persekot Gaji mulai tahun 2014 ke aplikasi komdanas. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan juga proses Update Aplikasi Simak persediaan 16.1 dan Aplikasi Saiba 3.4, serta proses Penyamaan data internal antara Aplikasi Simak dan Aplikasi Saiba.
  2. Rabu, 11 Jan 2017 :
    • Konsolidasi Data (Keuangan dan BMN) dan Laporan keuangan serta data dukung dan CaLBMN. Kegiatan di hari ketiga lebih kepada Pemeriksaan data Konsolidasi dan akurasi antara Aplikasi SIMAK dan Aplikasi Saiba. Pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas dari Biro Keuangan dan Perlengkapan Mahkamah Agung RI. Petugas memeriksa secara mendetil pada pencatatan jurnal akrual pada aplikasi Saiba dan memberikan beberapa saran perbaikan
  3. Kamis, 12 Jan 2017 :
    • Konsolidasi Data (Keuangan dan BMN) dan Laporan keuangan serta data dukung dan CaLBMN. Kegiatan hari keempat didominasi dengan kegiatan Rekonsiliasi Online baik Aplikasi Saiba maupun Aplikasi Simak. Setelahnya, satuan kerja melakukan perbaikan data dukung dan Laporan Keuangan.
  4. Jumat, 13 Jan 2017 :
    • Konsolidasi Data (Keuangan dan BMN) dan Laporan keuangan serta data dukung dan CaLBMN. Reviu Data Keuangan dan BMN. Kegiatan pada hari terakhir ini merupakan kegiatan penyerahan data dukung dan Laporan keuangan/Barang.

Dalam sela-sela kegiatan penyerahan Data Dukung dan Laporan Keuangan/Barang tersebut, Perwakilan Mahkamah Agung RI menyatakan kepuasannya, walaupun masih ada sedikit kekurangan, namun sebagian besar satuan kerja dalam wilayah Aceh mampu menyajikan data yang akurat. Hal ini merupakan prestasi tersendiri bagi satuan kerja dalam wilayah Aceh, khususnya Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren yang dapat menyajikan data dengan kategori keakuratan : memuaskan

           

[fadhilfathan]
Komentar Facebook