Studi Kaji SAPM ala MS Blangkejeren


Studi Kaji SAPM ala MS Blangkejeren

Blangkejeren l 12.02.18

Setelah melalui beberapa pertemuan rapat dan segala persiapannya, Rabu (07/02/18) sekitar pukul 3 Siang, Tim Studi Kaji (SUKAJI) SAPM dari MS Blangkejeren mulai bergerak menuju MS Kuala Simpang dan BPN Langsa. Berbekal Surat Tugas yang ditandatangani oleh Ketua MS Blangkejeren, maka tim tersebut secara resmi mengemban tugas untuk :

  1. mengkaji mengenai Sertifikasi Akreditasi Penjamin Mutu (SAPM) pada Mahkamah Syar’iyah Kuala Simpang yang telah meraih predikat A Excellent, dan
  2. mengkaji mengenai Pelayanan Publik yang dikembangkan oleh Badan Pertanahan Kota Langsa dan telah mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2015.

Kegiatan SUKAJI SAPM ini diselenggarakan dalam rangka peningkatan pelayanan publik di Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Pelayanan Publik dimaksud berupa pelayanan publik secara keseluruhan, baik dari bidang kepaniteraan, bidang kesekretariatan, dan manajemennya. Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu hingga Jumat (07 s.d 09 Februari 2018) tersebut diikuti oleh 14 orang anggota tim, 3 orang diantaranya dari unsur pimpinan, 1 orang dari unsur hakim, 5 orang dari unsur kepaniteraan dan 5 orang dari unsur kesekretariatan.

Keberangkatan dan Perubahan Rute

Bus Mini kapasitas 18 orang penumpang milik Pemkab Gayo Lues menjadi sarana transportasi tunggal yang digunakan selama kegiatan SUKAJI tersebut. Bus dengan status pinjam pakai ini direncanakan akan menempuh rute Blangkejeren – Simpang KKA – Idi, namun saat berhenti untuk istirahat dan shalat Ashar di daerah Ise-Ise sekitar pukul 5 sore, rute tersebut sedikit berubah menjadi rute Blangkejeren – Bireuen – Idi. Drs. Azmir, SH, MH selaku penanggungjawab kegiatan menyampaikan bahwa perubahan tersebut berkaitan dengan adanya musibah yang menimpa keluarga besar Wakil Ketua sekaligus Ketua Tim SUKAJI, Drs. Ahmad Yani. Musibah berupa meninggalnya adik kandung dari Wakil Ketua membuatnya tidak dapat melanjutkan kegiatan SUKAJI hingga tuntas, hal tersebut disampaikannya ketika beberapa anggota tim menyampaikan rasa belasungkawa.

Rute perjalanan sengaja dialihkan ke Bireuen agar Tim SUKAJI dapat singgah ke rumah duka dan sebagai bentuk empati warga MS Blangkejeren atas musibah yang terjadi. Kedatangan tim beserta Wakil Ketua di rumah duka sekitar pukul 00.30 dini hari telah dinanti oleh keluarga besar, suasana haru dan sedih mewarnai kediaman di daerah Plimbang tersebut. Setelah berbincang dan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Idi tanpa keikutsertaan Ketua Tim SUKAJI. Perjalanan selama 13 jam lebih berakhir sementara waktu di MS Idi sekitar pukul 5 dini hari (Kamis, 08/02/18), Tim SUKAJI disambut oleh Ketua MS Idi, Drs. Said Safnizar, MH bersama beberapa orang dari bagian kesekretariatan.

Keramahan dan Silaturrahim Idi

Sejak kedatangan Tim SUKAJI saat dini hari tadi, sambutan yang diberikan oleh MS Idi sangat dominan dengan aura keramahan orang timur. Anggota tim yang secara fisik sedikit kelelahan sangat menyambut tawaran untuk beristirahat di dalam beberapa ruangan yang telah disiapkan sebelumnya. Tidak perlu menunggu lama, beberapa anggota tim langsung dapat beristirahat dengan pulas, sedangkan beberapa anggota tim lainnya memanfaatkan waktu yang ada untuk bernostalgia dengan sesama rekan kerja di MS Idi.

Jamuan sarapan pagi yang dipadu padan dengan kopi dan gorengan merupakan bentuk keramahan yang ditawarkan MS Idi selanjutnya. Sarapan pagi bersama tersebut diselingi dengan obrolan dan candaan yang membuat suasana di Waroeng KOPAIDI semakin hangat dan bersahabat. Salah satu Hakim MS Idi menerangkan bahwa warung tersebut merupakan salah satu bentuk usaha dari Koperasi MS Idi yang keberadaannya sangat membantu Aparatur MS Idi dalam menyediakan makanan dan jajanan di seputar kantor MS Idi.

Keramahan berikutnya dikemas dalam forum resmi berupa pertemuan antara Aparatur MS Idi dengan Tim SUKAJI MS Blangkejeren yang berlangsung di Aula MS Idi. Setiap orang yang memasuki aula tersebut akan disambut oleh tampilan slide dengan redaksi “Selamat Datang Rombongan Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren di Mahkamah Syar’iyah Idi Dalam Rangka Studi Kaji dan Silaturrahmi”. Senada dengan redaksi tampilan tersebut, Ketua MS Idi dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah sebagai ajang silaturrahmi yang kemudian dibuktikannya dengan memperkenalkan satu persatu aparatur MS Idi. Perkenalan dari MS Idi dijawab oleh MS Blangkejeren dengan perkenalan dan pemberian cinderamata berupa bubuk kopi dan gula aren khas Gayo Lues.

Wakil Ketua MS Idi sekaligus sebagai Ketua SAPM, Drs. Amrullah, MH juga turut memberikan penjelasan detil akan teknis persiapan SAPM MS Idi. Beliau menekankan bahwa kunci utama dalam mencapai SAPM adalah komitmen bersama seluruh aparatur pada Mahkamah Syar’iyah masing-masing untuk melaksanakannya, tanpa hal tersebut maka SAPM akan menjadi cita-cita saja. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut berlangsung hingga pukul 11.30 WIB, foto bersama antar kedua lembaga ini menjadi menu penutup untuk kunjungan Tim SUKAJI di MS Idi.

Pelayanan Publik BPN Langsa

Jarum panjang pada Casio milik anggota tim menunjukkan angka 12 tepat saat Tim SUKAJI berangkat dari MS Idi menuju ke BPN Langsa. Tujuan selanjutnya dari kegiatan SUKAJI ini merupakan Lembaga yang baru saja mendapatkan ISO dalam hal pelayanan publik. ISO 9001:2015 dari PT Cipta Mutu Indonesia merupakan ISO dalam hal Mutu Pelayanan Publik dan Inovasi Aksi Cegah Tuntas Sengketa Tanah. Kedatangan yang bertepatan dengan waktu istirahat siang ini membuat pertemuan formal antara Tim SUKAJI dengan aparatur BPN Langsa tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, sehingga waktu tersebut dimanfaatkan untuk menngamati ruang pelayan publik di BPN Langsa.

Selain itu, salah seorang staf BPN Langsa juga memberikan penjelasan mengenai fungsi dari 2 (dua) perangkat elektronik yang berada di ruangan Loket Pelayanan yaitu Standing Digital dan Information Kios-K. Standing Digital fungsinya mirip dengan TV Media pada Mahkamah Agung, yaitu sebagai media informasi seputar kegiatan lembaga, sedangkan Information Kios-K fungsinya mirip dengan Touchscreen Infoperkara, yaitu untuk memberikan info seputar corebussiness lembaga. Tidak lama berselang, Kasi Infastruktur Pertanahan, Wakhid Kurniawan S.ST menerima Tim SUKAJI secara resmi di ruang kerja kepala BPN Langsa. Dalam pertemuan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf dari Kepala BPN yang sedang Dinas Luar ke Banda Aceh sehingga tidak dapat menyambut langsung kedatangan Tim SUKAJI. Setelahnya, antara Tim SUKAJI dengan aparatur BPN Langsa yang hadir terjadi dialog seputar proses yang telah dilakukan oleh BPN Langsa untuk memperoleh ISO 9001:2015.

Tanya jawab tersebut ditindaklanjuti dengan meninjau beberapa ruangan yang ada di BPN Langsa, diantaranya Loket Pelayanan, Ruang Kepala BPN, Ruang Seksi Hubungan Hukum, Ruang Seksi Infrastruktur Pertanahan, Ruang Seksi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan, Ruangan IT, dan Ruang Arsip. Pertemuan tersebut diakhiri dengan foto bersama, berbagi ilmu seputar pelayanan publik, dan juga pemberian cinderamata Khas Gayo Lues.

Kunjungan Ruang dan Paparan Kuala Simpang

Tim SUKAJI MS Blangkejeren tiba di kantor MS Kuala Simpang sekitar pukul 4 sore (Kamis, 08/02/18) yang kemudian langsung disambut oleh beberapa orang aparatur MS Kuala Simpang, mereka yang sedari pagi telah siap sedia akan kunjungan dari tim SUKAJI ini langsung melakukan klarifikasi secara personal dengan anggota tim yang telah dikenalnya terlebih dahulu. Sembari memasuki gedung MS Kuala Simpang, beberapa anggota tim menjelaskan mengenai alur cerita sejak keberangkatan hingga tiba di Kuala Simpang.

Tim SUKAJI disuguhkan dengan pemandangan renovasi ruang informasi begitu memasuki bagian depan kantor MS Kuala Simpang, renovasi tersebut dimaksudkan untuk memperbaharui tampilan backdrop dari meja informasi. Setelah menandatangani buku tamu, anggota tim dipersilakan untuk melihat keadaan gedung MS Kuala Simpang dengan mengunjungi setiap ruangan dan didampingi langsung oleh Sekretaris MS Kuala Simpang, Yarvis Luthfi, SH. Tanya jawab seputar teknis administrasi kesekretariatan dalam kaitan sarana-prasarana pendukung SAPM menjadi hal dominan dalam kegiatan tersebut. Sebagian besar anggota tim ikut dalam “kunjungan ruangan” tersebut, sedangkan anggota tim dari unsur pimpinan dan hakim telah diundang langsung oleh Ketua MS Kuala Simpang untuk berbincang-bincang di ruangannya.

Setelah kegiatan kunjungan ruangan dan istirahat untuk Shalat Asar, maka sekitar pukul 17.00 WIB diadakan pertemuan secara resmi di Aula MS Kuala Simpang. Ketua MS Kuala Simpang, Drs. Ahmad Sobardi, SH, MH memberikan paparan yang detil seputar proses perjuangan berdarah-darah yang dilakukan oleh segenap aparatur MS Kuala Simpang untuk mencapai SAPM dengan predikat A Excellent. Paparan seputar SAPM juga diselingi dengan penjelasan mengenai sistem kerjasama yang dibangun di MS Kuala Simpang, bagaimana sikap antar sesama aparatur yang dibangun untuk memperbaiki etos kerja, bagaimana cara menyelesaikan persoalan antar bidang yang sering menjadi momok dalam kalangan peradilan dan berbagai sistem yang telah dijalani oleh MS Kuala Simpang secara keseluruhan.

Paparan tersebut berakhir sekitar pukul 18.00 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama di depan gedung kantor. Kegiatan terakhir SUKAJI ini ditutup dengan jamuan makan malam oleh Sekretaris MS Kuala Simpang yang dibahasakan sebagai “jep ie kupi”. Suasana hangat jep ie kupi di Kuala Simpang ini tidak jauh berbeda dengan suasana sarapan pagi di Idi, keramahan orang timur kembali dirasakan oleh seluruh anggota Tim SUKAJI.

Pulang Kampung dan Duka Lainnya

Kehangatan suasana jep ie kupi Kuala Simpang ternyata juga dipengaruhi oleh diskusi hangat mengenai rute “pulang kampung” yang akan dijalani oleh tim SUKAJI. Rencana awal, rute kepulangan akan memutar dari daerah Medan menuju Blangkejeren yang diprediksi akan menghabiskan waktu kurang lebih ¾ hari perjalanan. Namun, setelah didiskusikan dengan supir bus dan anggota tim, maka diputuskan untuk menempuh rute Kuala Simpang – Simpang KKA – Takengon – Blangkejeren dengan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan rute sebelumnya.

Tim SUKAJI berangkat dari Kuala Simpang sekitar pukul 9 malam (Kamis, 08/02/18) dengan meninggalkan seorang anggota tim dari unsur kesekretariatan, ianya merupakan putra asli tamiang sehingga berkeinginan untuk menjenguk keluarga besar di Kuala Simpang. Tim SUKAJI menyempatkan untuk singgah di Langsa guna mempersiapkan bekal “pulang kampung” dan juga singgah di daerah Bireuen guna mencicipi citarasa sate matang. Tim SUKAJI memasuki wilayah Bener Meriah sekitar pukul 5 dini hari (Jumat, 09/02/18), singgah di Mushalla Desa Buntul untuk shalat Subuh dan sarapan pagi di kawasan terminal Paya Ilang, Takengon.

Perjalanan “pulang kampung” juga diselingi dengan kunjungan ke lokasi wisata sekitar Danau Lut Tawar, menikmati dan mengabadikan panorama alam sambil melepas lelah dilakukan oleh seluruh anggota tim. Selesai melepas penat, Tim SUKAJI mendapat kabar duka lainnya sekitar pukul 11.30 WIB, adik kandung dari Sekretaris MS Blangkejeren, Lukman AR, SH, telah berpulang ke rahmatullah di Jakarta. Ketua dan beberapa anggota tim langsung mengucapkan belasungkawa atas musibah yang terjadi dan menjadwalkan untuk melakukan kunjungan ke rumah duka.

Tim SUKAJI MS Blangkejeren tiba di Kota Blangkejeren sekitar pukul 5 sore dan langsung menuju ke kediaman masing-masing. Saat mengantarkan anggota tim yang terakhir ke Kampung Jawa, terhitung saat itu pula berakhirnya rangkaian kegiatan Studi Kaji SAPM ala MS Blangkejeren. Berakhirnya kegiatan studi kaji juga berarti sebagai tanda dimulainya persiapan untuk Sertifikasi Akreditasi Penjamin Mutu (SAPM) Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Semoga Studi Kaji tersebut membawa efek positif bagi SAPM MS Blangkejeren.

[fadhilfathan]

Komentar Facebook